Sistem Peradilan Online E-Court

Sistem Peradilan Online e-court Mahkamah Agung (MA)

Dirangkum oleh : DEWI HARASTUTI ,SH.,M.Hum

( Advokat Semarang dan telah tercatat sebagai Pengguna Terdaftar pada sistem E-Court MA )

 

Sistem Peradilan Online E-Court – Pada awal April 2018,  Mahkamah Agung mengeluarkan Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) No. 3 Tahun 2018 tentang Administrasi Perkara di Pengadilan Secara Elektronik. Peraturan Mahkamah Agung ini bertujuan untuk mendukung penyelenggaraan administrasi perkara di pengadilan secara elektronik guna mewujudkan tertib administrasi perkara yang professional , transparan , akuntabel, efektif , efisien dan modern ,  mulai dari mendaftarkan perkara hingga mengambil salinan putusan pengadilan . Pengaturan administrasi perkara secara elektronik dalam peraturan ini berlaku untuk  perkara perdata, perdata agama, tata usaha militer, dan tata usaha negara

Sistem peradilan online E-Court adalah sebuah instrumen Pengadilan sebagai bentuk pelayanan terhadap masyarakat dalam hal pendaftaran perkara secara online, pembayaran secara online, mengirim dokumen persidangan ( Replik, Duplik, Kesimpulan, Jawaban ) dan Pemanggilan secara online . Aplikasi e-court perkara diharapkan mampu meningkatkan pelayanan dalam fungsinya menerima pendaftaran perkara secara online dimana masyarakat akan menghemat waktu dan biaya saat melakukan pendaftaran perkara.

 

Ruang Lingkup aplikasi e-court adalah :

  1. Pendaftaran Perkara Online

Pendaftaran Perkara Online di aplikasi e-court untuk saat ini baru dibuka jenis pendaftaran untuk perkara gugatan dan akan terus dikembangkan . Pendaftaran Perkara Gugatan di Pengadilan yaitu jenis perkara yang didaftarkan di Peradilan Umum, Peradilan Agama dan Peradilan TUN.

Keuntungan Pendaftaran Perkara secara online melalui Aplikasi e-Court   antara lain adalah :

  1. Menghemat Waktu dan Biaya dalam proses pendaftaran perkara.
  2. Pembayaran Biaya Panjar yang dapat dilakukan melalui berbagai metode pembayaran dan/atau bank.
  3. Dokumen terarsipkan secara baik dan dapat diakses dari berbagai lokasi dan media.
  4. Proses pencarian data dapat dilakukan dengan lebih cepat .

 

  1. Pembayaran Panjar Biaya Online (e-SKUM)

Dalam pendaftaran perkara, pengguna terdaftar akan langsung mendapatkan SKUM yang dibuat  secara elektronik oleh aplikasi e-Court. Dalam proses pembuatan tersebut sudah akan dihitung berdasarkan Komponen Biaya apa saja yang telah ditetapkan oleh Pengadilan, dan Besaran Biaya Radius yang juga ditetapkan oleh Ketua Pengadilan sehingga perhitungan taksiran biaya panjar sudah diperhitungkan sedemikian rupa dan menghasilkan elektronik SKUM atau e-SKUM yang benar sesuai dengan ketentuan .

  1. Dokumen Persidangan

Aplikasi e-Court dapat digunakan  untuk  pengiriman dokumen persidangan seperti Replik, Duplik, Kesimpulan dan / atau Jawaban secara elektronik yang dapat diakses oleh Pengadilan dan para pihak yang berperkara .

  1. Pemanggilan Elektronik (e-Summons)

Sesuai dengan Peraturan Mahkamah Agung No.3 Tahun 2018 bahwa Pemanggilan sidang terhadap perkara yang pendaftarannya dilakukan secara online  dengan menggunakan aplikasi e-Court, maka pemanggilan kepada Pengguna Terdaftar akan dilakukan secara elektronik yang dikirimkan ke alamat domisili elektronik pengguna terdaftar.

Akan tetapi untuk pihak tergugat ,  pemanggilan pertama dilakukan dengan manual dan pada saat tergugat hadir pada persidangan yang pertama akan diminta persetujuan apakah setuju dengan panggilan secara elektronik atau tidak, jika setuju maka pihak tergugat akan dipanggil secara elektronik sesuai dengan domisili elektronik yang diberikan , dan apabila tidak setuju maka pemanggilan dilakukan secara manual seperti biasa

 

Pengguna Terdaftar adalah setiap orang yang memenuhi syarat sebagai pengguna sistem informasi pengadilan dengan hak dan kewajiban yang diatur oleh Mahkamah Agung ( pasal 1- ayat 4 perma 3- 2018 )

Sedangkan pengertan Administrasi Perkara Secara Elektronik adalah serangkaian proses penerimaan gugatan / permohonan, jawaban , replik, duplik dan kesimpulan, pengelolaan, penyampaian dan penyimpanan dokumen perkara perdata / agama / tata usaha militer / tata usaha negara dengan menggunakan sistem elektronik yang berlaku di masing masing lingkungan peradilan. ( pasal 1 ayat 5  Perma 3 – 2018 )

  1. Siapa yang dapat memanfaatkan E-Court ??

Untuk dapat memanfaatkan layanan e–court maka seseorang harus memiliki akun pada aplikasi e-court. Untuk dapat memiliki akun pada aplikasi e-court maka harus mendaftar secara online dengan cara pertama kali membuka website e-court Mahkamah Agung di https://ecourt.mahkamahagung.go.id dan menekan tombol Register Pengguna Terdaftar . Dalam pendaftaran Pengguna Terdaftar harus dimasukkan alamat email yang masih berlaku karena aktivasi akun akan dikirimkan melalui email yang didaftarkan tersebut,  dimana nantinya akan menjadi alamat domisili elektronik pengguna terdaftar.

Apabila pendaftaran berhasil pengguna terdaftar akan mendapatkan email user name dan password yang telah dibuatnya dan dapat digunakan untuk login pada aplikasi e-court.

Perlu diketahui bahwa :

  1. e-Court adalah aplikasi dengan Pengguna Terdaftar yang pada versi 1 / tahap awal ini penggunanya ditujukan untuk Advokat yang telah memiliki Berita Acara Sumpah Advokat , dan akan diatur kemudian untuk pengguna perorangan dan/atau badan hukum
  2. Advokat untuk mendaftar perkara secara elektronik harus membuat akun di aplikasi e-Court dengan domisili elektronik yang sudah tervalidasi oleh Pengadilan Tinggi dimana Advokat tersebut disumpah dengan melengkapi data Advokat seperti KTP, Kartu Tanda Anggota Advokat ( KTPA ), dan Berita Acara Sumpah yang harus di up load secara elektronik oleh Pengguna Terdaftar.
  3. Pengguna Terdaftar dapat mendaftarkan perkara elektronik pada Pengadilan yang telah mengimplementasikan e-Court di seluruh Pengadilan yang ada di Indonesia dengan 1 akun yang sudah terdaftar dan tervalidasi pada aplikasi e-Court Mahkamah Agung.
  4. e-Court dapat digunakan mengirim dan menerima untuk Dokumen Persidangan Replik, Duplik, Kesimpulan dan atau Jawaban
  5. e-Court digunakan untuk Pemanggilan secara elektronik kepada Pihak yang telah menyejutui dan kepada Penggugat/Pemohon yang mendaftar secara elektronik dianggap menyetujui menggunakan saluran elektronik untuk pemanggilan
  6. Aplikasi e-Court adalah aplikasi terpusat yang diselenggarakan oleh Data Center Mahkamah Agung RI .

( dirangkum dari berbagai sumber dan Perma 3- 2018 )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *